Laman

MY FAITH

MANUSIA SELALU HIDUP DALAM KERAGUAN, KERAGUAN ADALAH BAGIAN DARI KEHIDUPAN, JANGAN PERNAH BERHENTI UNTUK MENCARI KEBENARAN, SAMPAI KAPANPUN TERUSLAH BERLARI JANGAN PERNAH BERHENTI

TEMUKANLAH KEBENARAN DAN DENGAR BISIKAN HATI KECILMU, JANGAN INGKARI APA YANG SUDAH MENJADI KEBENARANMU, WALAUPUN HARUS HIDUP MENANGGUNG MALU
Tampilkan postingan dengan label SCIENCE. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SCIENCE. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 November 2010

Perang Nuklir Ada Dalam Zaman Pra Sejarah?


perang nuklirKitab Mahabarata mengisahkan konflik hebat keturunan Pandu dan Dritarasta dalam memperbutkan takhta kerajaan.Menurut sumber,kitab ini ditulis pada tahun 1500 SM,dan menurut perkiraan, perang tersebut meletus sekitar 5000 tahun yang lalu.
Banyak spekulasi bermunculan dari peristiwa ini, diantaranya ada sebuah spekulasi baru dengan berani menyebutkan bahwa perang Mahabarata adalah semacam perang Nuklir!!
Tapi, benarkah demikian yang terjadi sebenarnya? Mungkinkah jauh sebelum era modern seperti masa kita ini ada sebuah peradaban maju yang telah menguasai teknologi nuklir?
Masa sebelum 4000 SM dianggap sebagai masa pra sejarah dan peradaban Sumeria dianggap peradaban tertua didunia.

Akan selama ini terdapat berbagai diskusi, teori dan penyelidikan mengenai kemungkinan bahwa dunia pernah mencapai sebuah peradaban yang maju sebelum tahun 4000 SM.
sumeriaTeori Atlantis, Lemuria, kini makin diperkuat dengan bukti tertulis seperti percakapan Plato mengenai dialog Solon dan pendeta Mesir kuno mengenai Atlantis, naskah kuno Hinduisme mengenai Ramayana & Bharatayudha mengenai dinasti Rama kuno,dan bukti arkeologi mengenai peradaban Monhenjo-Daroo, Easter Island dan Pyramid Mesir maupun Amerika Selatan.
Akhir-akhir ini perhatian tertuju terhadap sebuah teori mengenai kemungkinan manusia pernah memasuki zaman nuklir lebih dari 6000 tahun yang lalu.
Peradaban Atlantis di Barat, dan dinasti Rama di Timur diperkirakan berkembang dan mengalami masa keemasan antara tahun 30000 SM hingga 15000 SM.
Atlantis memiliki wilayah mulai dari Mediteranian hingga Pegunungan Andes di seberang Samudra Atlantis sedangkan Dinasti Rama berkuasa di bagian Utara India-Pakistan-Tibet hingga Asia Tengah.
Peninggalan Prasasti di Indus, Mohenjo Daroo dan Easter Island (Pasifik Selatan) hingga kini belum bisa diterjemahkan dan para ahli memperkirakan peradaban itu berasal jauh lebih tua dari peradaban tertua yang selama ini diyakini manusia (4000 BC).
mahabrata1Beberapa naskah Wedha dan Jain yang antara lain mengenai Ramayana dan Mahabharata ternyata memuat bukti historis maupun gambaran teknologi dari Dinasti Rama yang diyakini pernah mengalami zaman keemasan dengan tujuh kota utamanya ‘Seven Rishi City’ yg salah satunya adalah Mohenjo Daroo (Pakistan Utara).
Dalam suatu cuplikan cerita dalam kitab Mahabarata dikisahkan bahwa Arjuna dengan gagah berani duduk dalam Weimana (sebuah benda mirip pesawat terbang) dan mendarat di tengah air, lalu meluncurkan Gendewa, semacam senjata yang mirip rudal/roket yang dapat menimbulkan sekaligus melepaskan nyala api yang gencar di atas wilayah musuh,lalu dalam sekejap bumi bergetar hebat, asap tebal membumbung tinggi diatas cakrawala,dalam detik itu juga akibat kekuatan ledakan yang ditimbulkan dengan segera menghancurkan dan menghanguskan semua apa saja yang ada disitu.
Yang membuat orang tidak habis pikir, sebenarnya senjata semacam apakah yang dilepaskan Arjuna dengan Weimana-nya itu?
Dari hasil riset dan penelitian yang dilakukan ditepian sungai Gangga di India, para arkeolog menemukan banyak sekali sisa-sisa puing-puing yang telah menjadi batu hangus di atas hulu sungai
Batu yang besar-besar pada reruntuhan ini dilekatkan jadi satu, permukaannya menonjol dan cekung tidak merata.
india1
Jika ingin melebur bebatuan tersebut, dibutuhkan suhu paling rendah 1.800 derajat Celcius. Bara api yang biasa tidak mampu mencapai suhu seperti ini, hanya pada ledakan nuklir baru bisa mencapai suhu yang demikian.
Di dalam hutan primitif di pedalaman India, orang-orang juga menemukan lebih banyak reruntuhan batu hangus.
Tembok kota yang runtuh dikristalisasi, licin seperti kaca, lapisan luar perabot rumah tangga yang terbuat dari batuan di dalam bangunan juga telah dikacalisasi.
Selain di India, Babilon kuno, gurun sahara, dan guru Gobi di Mongolia juga telah ditemukan reruntuhan perang nuklir prasejarah. Batu kaca pada reruntuhan semuanya sama persis dengan batu kaca pada kawasan percobaan nuklir saat ini.
Secara umum dapat digambarkan berbagai macam teori dan penelitian mengenai subyek ini memberikan beberapa bahan kajian yang menarik.
Antara lain adalah:
  • Atlantis dan Dinasti Rama pernah mengalami masa keemasan (Golden Age) pada saat yang bersamaan (30000-15000 BC).
  • Keduanya sudah menguasai teknologi nuklir.
  • Keduanya memiliki teknologi dirgantara dan aeronautika yang canggih hingga memiliki pesawat berkemampuan dan berbentuk seperti UFO (berdasarkan beberapa catatan) yang disebut Vimana (Rama) dan Valakri (Atlantis).
  • Penduduk Atlantis memiliki sifat agresif dan dipimpin oleh para pendeta (enlighten priests), sesuai naskah Plato.
  • Dinasti Rama memiliki tujuh kota besar (Seven Rishi’s City) dengan ibukota Ayodhya dimana salah satu kota yang berhasil ditemukan adalah Mohenjo-Daroo.
  • Persaingan dari kedua peradaban tersebut mencapai puncaknya dengan menggunakan senjata nuklir.
  • Para ahli menemukan bahwa pada puing-puing maupun sisa-sisa tengkorak manusia yang ditemukan di Mohenjo-Daroo mengandung residu radio-aktif yang hanya bisa dihasilkan lewat ledakan Thermonuklir skala besar.
  • Dalam sebuah seloka mengenai Mahabharata, diceritakan dengan kiasan sebuah senjata penghancur massal yang akibatnya mirip sekali dengan senjata nuklir masa kini.
  • Beberapa Seloka dalam kitab Wedha dan Jain secara eksplisit dan lengkap menggambarkan bentuk dari ‘wahana terbang’ yang disebut ‘Vimana’ yang ciri-cirinya mirip piring terbang masa kini.
Sebagian besar bukti tertulis justru berada di India dalam bentuk naskah sastra, sedangkan bukti fisik justru berada di belahan dunia barat yaitu Piramid di Mesir dan Amerika Selatan.
Singkatnya segala penyelidikan diatas berusaha menyatakan bahwa umat manusia pernah maju dalam peradaban Atlantis dan Rama.
Bahkan jauh sebelum 4000 SM manusia pernah memasuki abad antariksa dan teknologi nuklir.
Akan tetapi zaman keemasan tersebut berakhir akibat perang nuklir yang dahsyat hingga pada masa sesudahnya, manusia sempat kembali ke zaman primitif hingga munculnya peradaban Sumeria sekitar 4000 SM atau 6000 tahun yang lalu.

Reaktor Nuklir Berusia 2 Miliyar Tahun di Oklo,Republik Gabon

Pada tahun 1972, ada sebuah perusahaan (Perancis) yang mengimpor biji mineral uranium dari Oklo di Republik Gabon, Afrika untuk diolah.
Mereka terkejut dengan penemuannya, karena biji uranium impor tersebut ternyata sudah pernah diolah dan dimanfaatkan sebelumnya serta
kandungan uraniumnya dengan limbah reaktor nuklir hampir sama.

nuklir reaktor 1
Penemuan ini berhasil memikat para ilmuwan yang datang ke Oklo untuk suatu penelitian, dari hasil riset menunjukkan adanya sebuah reaktor nuklir berskala besar pada masa prasejarah, dengan kapasitas kurang lebih 500 ton biji uranium di enam wilayah, diduga dapat menghasilkan tenaga sebesar 100 ribu watt.
Tambang reaktor nuklir tersebut terpelihara dengan baik, dengan lay-out yang masuk akal, dan telah beroperasi selama 500 ribu tahun lamanya.
Yang membuat orang lebih tercengang lagi ialah bahwa limbah penambangan reaktor nuklir yang dibatasi itu, tidak tersebarluas di dalam areal 40 meter di sekitar pertambangan.
nuklir reaktor 2
Kalau ditinjau dari teknik penataan reaksi nuklir yang ada, maka teknik penataan tambang reaktor itu jauh lebih hebat dari sekarang, yang sangat membuat malu ilmuwan sekarang ialah saat kita sedang pusing dalam menangani masalah limbah nuklir, manusia zaman prasejarah sudah tahu cara memanfaatkan topografi alami untuk menyimpan limbah nuklir!
Tambang uranium di Oklo itu kira-kira dibangun dua miliar tahun, setelah adanya bukti data geologi, dan tidak lama setelah menjadi pertambangan maka dibangunlah sebuah reaktor nuklir ini.
Mensikapi hasil riset ini maka para ilmuwan mengakui bahwa inilah sebuah reaktor nuklir kuno, yang telah mengubah buku pelajaran selama ini, serta memberikan pelajaran kepada kita tentang cara menangani limbah nuklir.
Sekaligus membuat ilmuwan mau tak mau harus mempelajari dengan serius kemungkinan eksistensi peradaban prasejarah itu, dengan kata lain bahwa reaktor nuklir ini merupakan produk masa peradaban umat manusia.
Seperti diketahui, penguasaan teknologi atom oleh umat manusia baru dilakukan dalam kurun waktu beberapa puluh tahun saja, dengan adanya penemuan ini sekaligus menerangkan bahwa pada dua miliar tahun yang lampau sudah ada sebuah teknologi yang peradabannya melebihi kita sekarang ini, serta mengerti betul akan cara penggunaannya.
Hal yang patut membuat orang termenung dalam-dalam ialah bahwa mengapa manusia zaman prasejarah yang memiliki sebuah teknologi maju tidak bisa mewariskan teknologinya, malah hilang tanpa sebab, yang tersisa hanya setumpuk jejak saja.
Lalu bagaimana kita menyikapi atas penemuan ini? Permulaan sebelum dua miliar tahun hingga satu juta tahun dari peradaban manusia sekarang ini terdapat peradaban manusia. Dalam masa-masa yang sangat lama ini terdapat berapa banyak peradaban yang
demikian ini menuju ke binasaan?

Jika kita abaikan terhadap semua peninggalan-peninggalan peradaban prasejarah ini, sudah barang tentu tidak akan mempelajarinya secara mendalam, apalagi menelusuri bahwa mengapa sampai tidak ada kesinambungannya, lebih-lebih untuk mengetahui penyebab dari musnahnya sebuah peradaban itu.
Dan apakah perkembangan dari ilmu pengetahuan dan teknologi kita sekarang akan mengulang seperti peradaban beberapa kali sebelumnya?
Betulkah penemuan ini, serta mengapa penemuan-penemuan peradaban prasejarah ini dengan teknologi manusia masa kini begitu mirip?
Semua masalah ini patut kita renungkan dalam-dalam.
—sumber: Prehistoric Civilization Inspiration for Mankind

Rabu, 06 Oktober 2010

JOHN TITOR THE TIME TRAVELER



Seseorang yang mengaku dari tahun 2036 datang ke tahun 2000 untuk memposting di forum internet, mengaku sebagai prajurit amerika di tahun 2036 mengemban misi ke tahun 1975 untuk mengambil komputer portable pertama di dunia yaitu IBM 5100, dan mampir di tahun 2000-2001 untuk melihat keluarganya.

adapun pro dan kontra terhadap orang ini di forum menjadi topik hangat saat itu, karena dia dapat membuktikan hal-hal yang akan terjadi di masa dpn, dia juga mengupload foto mesin waktu nya, cara kerjanya, dan juga menyebarkan formula ilmiah mesin waktu tersebut di forum.

Beberapa orang di forum mulai memberondong John Titor dgn beragam pertanyaan, kesimpulan yang di dapat bahwa JOhn Titor adalah orang yg cerdas dan mempunya ilmu pengetahuan science yg mendalam, meski JOhn mengaku spesialisasi di History bukan di bidang komputer maupun science.

Siapa JOhn Titor ? Dia mengaku lahir tahun 1998 di florida, dia mengemban tugas dari tahun 2036 untuk ke tahun 1975 tuk mengambil PC IBM 5100, yg menurut dia dimana pc itu terdapat bahasa unix yg dpt memecahkan beragam bahasa unix. menurut dia teknologi di pc itu hanya seglintir org ibm saja yg tahu dan teknologi itu tidak pernah lagi di pasang di pc generasi selanjut nya hingga 2036.
Menurut dia semua sistem unix akan menghadapi time error di tahun 2036, oleh sebab itu IBM 5100 sangat penting.

Hal ini langsung di akui oleh pihak IBM , dan mereka kaget, karena hanya 5 org yg mengetahui hal itu, dan itu pun terjadi pada tahun 1975.

Konsep mesin waktu, John mengaku mesin waktu yg di pakai dia adalah C204 yg dpt memuat sampai 3 org mesin ini dimiliki oleh militer amerika di tahun 2036, dan mesin waktu bukan barang yg aneh di masa dia, ada lagi yg tipe lebih besar yaitu C206 yg di buat oleh GE (General Electric) dapat sampai 7 orang. Mesin ini hanya mampu membawa mereka maksium 60tahun ke masa silam dgn kecepatan 10tahun per jam.

Teori mesin waktu menurut John Titor,

1.Apapun yg saya lakukan dgn pergi ke masa silam tidak akan merubah masa depan saya, karena kita hidup di dimensi yg berbeda. Jadi menurut dia bahwa masa depan adalah keputusan. apa pun keputusan yg dibuat, di masa depan sudah ada jawaban nya.

2.Mesin waktu sangat berat bentuk nya panjang seperti box amunisi dengan beban mencapai 500kg, dia harus menaruh alat itu di dalam mobil dgn suspensi yg kuat, dan jika di nyalakan akan terbentu suatu black hole kecil yg mirip dgn donut. dan disaat itu lah semua akan terhisap kedalam black hole itu termasuk mobil nya menuju ketempat tujuan dalam proses perjalanan akan sangat panas, sulit untuk bernafas, dan jika tujuan anda nanti ternyata ada benda atau tembok yg menghalangi kehadiran anda di titik point yg sama maka otomatis mesin waktu akan switch off. jadi anda tidak pindah dari 1 titik ke titik yg lain, tapi anda pindah ke dimensi yg lain.

3. Hukum fisika Kuantum Everett-Wheeler adalah teori yg benar untuk mesin waktu, model ini juga bisa disebut "Many-Worlds Interpretation" atau dgn kata lain banyak hasil kemungkinan yang akan terjadi di masa depan berdasarkan keputusan saat ini, contoh nya, jika saya kembali ke tahun 1975 untuk membunuh kakek saya, lalu saya kembali ke 2036, saya akan tetap eksis, begitupun orang tua saya. tetapi di dimensi tahun 1975 dan masa depan nya saya dan orangtua saya tidak eksis. ini lah yg disebut many worlds interpretation.

PREDIKSI

John tidak pernah akan memberikan prediksi untuk menyangkut sport tips, atau untuk memperkaya diri

John tidak pernah akan memberikan prediksi kepada org untuk menghindari kematian,kecelakaan,tragedi.

John tidak akan pernah menunjuk/menyebutkan nama lengkap seseorang yg akan berpengaruh nantinya di masa depan.

Ok John dalam posting nya tidak pernah memberi prediksi secara langsung, hasil prediksi berikut merupakan rangkuman dariapa yg telah menjadi bahan diskusi John selama 5 bulan dari november 2000 - maret 2001.

1.John menyebutkan initial Tipler dan Kerr ,ilmuwan yang akan berpengaruh dgn mesin waktu. Nama kedua orang ini di lacak kebenerannya dan ternyata mereka eksis dan mereka adalah profesor fisika.

2.Konsep dasar mesin waktu akan di kemukakan oleh CERN di tahun 2001, kenyataanya di tahun 2000-2001 blom banyak yg tahu tentang organisasi CERN, dan ternyata bener pd tahun 2001 CERN menyatakan menemukan konsep black hole, dimana ini akan menjadi dasar mesin waktu.

3.John Titor memberikan rincian mesin waktu yang dia pakai kpd kita,yg berisi Magnetic housing units for dual microsignularities, Electron injection manifold to alter mass and gravity of microsingularities, Cooling and x-ray venting system, Gravity sensors (VGL system), Main clocks (4 cesium units), Main computer units (3). Para ilmuwan skrg menyatakan dgn mesin dan cara operasional yg disampaikan John memungkinkan untuk melakukan timetravel.

4.Prediksi cepat JOhn ttg amerika bahwah, mulai tahun 2004 USA akan mulai terjadi perang saudara, dimana antara tahun 2004-2008 terjadi demonstrasi dan pergolakan di dalam USA, tahun 2008-2015 puncak dari perang saudara itu.

5.Perang dunia 3 akan di mulai tahun 2015, dia menyatakan Rusia akan menyerang amerika dgn nuklir di tahun 2015, otomatis perang saudara di amerika berhenti dan mereka bersatu melawan russia dan nantinya amerika hanya akan terbentuk menjadi 5 negara bagian dengan presiden setiap negara bagian masing2 dengan ibukota berpindah ke nebraska.
Menurut dia kota2 besar di amerika akan hancur begitun di eropa,CINA, timur tengah. Sedangkan negara2 yg tidak terlibat perang dunia ke 3 adalah amerika selatan dan australia, NZ. Perang ini akan menghilangkan 3 milyar populasi dunia.

6.Penyakit sapi gila akan mewabah dan makin parah di tahun 2036, karena penyakit ini dapat berdiam dalam tubuh manusia selama 30tahun lebih dan mulai beraksi saat kita menjelang tua, penyakit AIDS belum ada obatnya, penyakit kanker sudah bisa di atasi dgn menggunakan virus melawan kanker itu sendiri (teori kanker ini sudah terbukti di jaman kita).

7.Makanan dan air bersih sangat sukar di dapatkan akibat radiasi nuklir, di tahun 2036 setiap orang akan sangat berhati2 dengan makanan/minuman yg akan di konsumsinya, John menyatakan dia sangat ketakutan di tahun 2000-2001 dimana melihat orang dpt memesan makanan sesuka hatinya spt di fastfood tanpa mengecek kesehatan makanan tersebut.

8.Dimasa depan kehidupan bertani akan kembali,religi akan menjadi sangat kuat, banyak orang yg menyesalkan PD3 hanya karena permainan politik.

9.John pernah menyatakan di NY akan ada gedung pencakar langit yang akan hilang dalam waktu dekat (9/11) dan tidak ditemukan nya Senjata pemusnah massal di timur tengah (irak) tetap membuat politik amerika untuk berperang.

10.Perkembangan IT akan sangat berkembang, dia menyatakan bahwa bakal banyak org akan membuat video mereka sendiri dan di upload ke internet (youtube) lalu sistem internet nanti akan independen dgn hanya menggunakan alat kecil dgn tenaga matahari dapat memancarkan signal sejauh 60mil (wi-max)

11. Di tahun 2036 energi hydrogen dan energi panas matahari berperan sangat penting dan lebih efisien

12. Anda-anda sekarang barusan melewati bencana yg menakutkan, coba andi pikiran kembali apa yg ditakuti 1- 1,5 tahun yg lalu (taon 1999), menurut milis di forum yg di maksud adalah bencana y2k, mereka menyatakan bahwa John telah kembali ke tahun 1975 untuk memberitahu para imuwan ttg bencana y2k.

13.Menurut John, kehidupan sosial masyarakat sekarang adalah sangat parah, karena kita semua sangat malas, egois, individualis, acuh untuk bersosialisasi seperti domba dan banyak org yg menghabiskan waktu untuk hal2 yg tak berguna. Coba lah tuk bangun dan melihat keadaan disekeliling kita, kondisi alam makin rusak, bumi ini lagi sekarat.

14.Beberapa hal di sarankan John kepada kita,

a.Jangan makan atau menggunakan produk dari binatang yg di beri makan atau makan bangkai sesamanya.

b.Jgn cium atau berhubungan intim dgn org yang anda tidak kenal (maksudnya klo sungkem ga perlu cium pipi kiri kanan spt kebiasan org amrik)

c.Belajar lah dasar sanitasi dan penjernihan air

d.Biasakan lah menggunakan senjata api, belajar menembak dan membersihkan senjata api.

e.Selalu sediakan kotak p3k dan belajarlah tuk menggunakannya

f.Cari lah 5 org kawan yg anda percaya dalam radius 100mil dan selalu berkontak.

g.Ambilah salinan Undang-undang US dan baca lah

H.Kurangin makan

i.Carilah sepeda dan 2 set ban cadangan,bersepedalah 10 mil tiap minggu

j. Pikirkanlah apa yg mesti kamu bawa jika kamu harus meninggalkan rumah dalam waktu 10 menit dan tak akan pernah kembali lagi.

15.Di tahun 2036 tidak ada organisasi kesehatan yang akan melindungi mu, jadi jika anda sakit parah, siap2 gali lubang kubur sendiri.(klo saat ini ada jaminan kesehatan tuk seluruh penduduk amrik)

16.Temperatur dan suhu di dunia akan menjadi lebih dingin.

17.Saya tahu tentang prediksi bangsa maya ttg tahun 2012, yah memang sesuatu hal yg unik akan terjadi, kira2 seperti cerita ttg laut merah dan org mesir. tapi itu tidak membuat dunia ini kiamat.

18.Yahoo and microsoft is no longer exist in 2036.

19. MARS AND UFO, sampai tahun 2036 kita masih tidak menemukan apa2 di mars, begitu pun ttg ufo masih menjadi misteri, walaupun para ilmuwan di tahun 2036 pernah menyatakan bahwa ufo/alien juga adalah timetraveler dari masa depan dan alien adalah bangsa manusia yg telah berevolusi akibat perubahan alam/radiasi/perang, mereka para alien memiliki struktur tubuh dan organ2 internal yg sama dengan manusia.

John Titor last post tgl 21 maret 2001 mengatakan selamat tinggal, dan dia kembali ke tahun 2036.

John Titor pernah meminta ayahnya untuk merekam proses time machine saat dia pakai untuk kembali ke tahun 2036 dan di upload ke internet melalui pengacara keluarganya Larry Harber, tapi entah kenapa rekaman video itu tidak jadi di upload, ada yg bilang rekaman itu telah di ambil oleh pihak intelijen amerika.

Saat john kembali ke 2036, tak lama keluarga titor pindah ke nebraska, seminggu sesudahnya terjadi badai topan ganas melanda florida dan menghancurkan tempat tinggal titor di florida.

Saat ini keluarga Titor dirahasiakan keberadaannya, dan bagi public yg ingin melakukan kontak dgn keluarganya dapat melalui pengacaranya Larry Harber.

Kaisar Yao Pernah Kontak Dengan Alien

Mengenai berita misteri Alien mengunjungi bumi di dalam science fiction dan majalah sudah sering dibahas. Yang menarik ialah topik panas aktual berskala dunia itu sebenarnya sudah sejak dahulu di Tiongkok kuno terdapat catatan yang berkaitan dengan hal tersebut, bahan sejarah ini bagi manusia zaman sekarang juga telah menyajikan bukti dan indikasi bagi penelitian ilmiah terhadap Alien.

Menurut berita koran internet ekonomi Tiongkok, di dalam catatan Notasi Penelusuran Dewa dari zaman Gan Bao - Jin Timur/?? (317-420), juga dicatat tentang sebuah kisah kontak dengan orang planet Mars.

Dikisahkan di negara Wu pada masa Sam Kok (Tiga Negara, tahun 220-280), dari sekelompok anak kecil yang sedang bermain muncul seorang anak yang berwujud aneh, tinggi badan sekitar 1,2 m, mengenakan baju biru, dari kedua matanya terpancar sorotan tajam.

Karena para bocah itu selama ini tidak pernah melihatnya, berduyun-duyun me-ngerumuni dan menanyainya panjang lebar. Anak berbaju biru itu berkata, “Saya bukan orang bumi, melainkan dari planet Mars. Melihat kalian bermain begitu riang gembira, sengaja turun melihat-lihat kalian.”

Selain itu bocah berbaju biru itu juga berkata, “Situasi Tiga Negara saling berhadapan tidak akan berlangsung terlalu lama, kelak negeri ini akan dikuasai marga Sima (baca: Sema)”.

Mendengar ini para bocah tersebut terperanjat, seorang bocah dengan segera berlarian melaporkan kepada orang tua. Ketika mereka tiba, manusia planet Mars itu berkata “Sampai jumpa”, segera mengkerutkan badannya dan melompat ke atas langit.

Tatkala mereka semua menengok ke atas, terlihat sebuah kain satin putih terikat pita panjang sedang meluncur ke arah langit yang tinggi. Ketika itu siapapun tak berani memaparkan kejadian itu ke luar.

Kemudian, sesudah lewat 4 tahun, negara Shu (salah satu dari 3 negara) runtuh. Setelah 17 tahun berlalu, negara Wu juga musnah. Perpecahan menjadi 3 negara yang dipenuhi kekacauan dan peperangan telah berakhir, Sima Yan telah menyatukan Tiongkok. Ini sesuai dengan perkataan si orang planet Mars.

Tak peduli catatan di atas apakah cukup obyektif, barangkali toh orang kuno pernah melihat sejumlah orang yang berbeda dengan orang bumi pada umumnya.

Menurut catatan Shi Yi Ji(Catatan tercecer) : 4.000 tahun yang lalu, pada zaman kaisar Yao/?, sebuah benda terbang raksasa berbentuk perahu mengambang di atas langit laut barat. Tubuh perahu itu berkilauan, bergerak dengan perlahan. Orang-orang di atas kapal itu mengenakan topi, seluruh tubuhnya dipenuhi bulu putih, walau tanpa sayap bisa terbang di ketinggian.

Wu Xing Zhi (Catatan tertulis tentang lima unsur) tercatat pada tanggal 3 bulan 12 zaman raja Kangxi dinasti Qing (baca: Ching, 1644-1911) terjadi sebuah peristiwa pengejaran Alien. Waktu itu ada orang melihat seseorang berwajah hitam terbang di udara, badannya menyala kemerah-merahan dan memancarkan cahaya, bagaikan sedang mengeluarkan api di udara. Ketika yang berwajib mendengar informasi tersebut langsung da-tang ke lokasi, tapi orang itu tiba-tiba lenyap begitu saja.

Dalam kitab Naskah sejarah Qing. Catatan tertulis perihal bencana aneh : Serangkaian kasus yang sangat mirip dengan pemberitaan masa kini yakni Alien menculik manusia bumi. Pada zaman kaisar Yong Zheng-dinasti Qing, tahun ke 3 bulan 7, di dusun Liao Jia Tang – kota Wu Du - propinsi Ling Chuan, seorang penduduk desa dan sejumlah orang naik ke gunung hendak menebang pohon bambu. Sekonyong-konyong ia hilang lenyap di depan mata orang banyak, sesudah 140 hari tiba-tiba tak tahu bagaimana muncul kembali di rumahnya, akan tetapi pembicaraannya sudah ngelantur tidak keruan, tak hentinya berceloteh cerita aneh.
Alien yang tercatat di dalam materi sejarah tidak hanya telah merefleksikan kejayaan kebudayaan sejarah zaman kuno, juga telah menambah corak warna misteri nan gaib bagi teka-teki Alien yang hingga kini belum terpecahkan.

Benarkah Bulan adalah Buatan Manusia Maju Jaman Dulu?

Dari sejumlah temuan baru setelah pendaratan ke bulan, terutama dari bahan pembentuknya, kemungkinan besar bulan itu diciptakan oleh manusia zaman prasejarah.Begitu kita melepaskan diri dari teori evolusi terhadap belenggu kearifan kita, maka kita akan dapat melihat sejumlah besar keadaan yang tidak terbayangkan oleh kita, seperti misalnya dugaan bahwa bulan adalah ciptaan manusia. Di bawah berikut ini adalah keadaan sebenarnya yang ingin kami beritahukan kepada Anda, yaitu membuka belenggu
kearifan kita.
Planet Bulan?
Sejak Apollo mendarat di bulan pada tahun 1969, rasa misterius orang-orang terhadap bulan seakan-akan menurun. Dahulu, orang-orang berkumpul bersama di rumah saat hari raya pertengahan musim gugur, dan saat makan kue bulan, begitu menengadahkan kepala melihat rembulan di atas langit, dalam hati pasti merasa penasaran dan bingung. Penasarannya adalah dari mana sebenarnya bulan ini berasal? Dan bingung apa yang sebenarnya ada di atas bulan itu? Sastrawan pada masa Dinasti Song yaitu Su Dong Po dalam Sui Tiao Ge Tou paling bisa hanya menyuarakan rasa penasaran dan kerinduan bangsa China terhadap rembulan: Kapan adanya terang bulan? Dengan arak bertanya pada langit cerah. Tidak tahu di istana langit atas sana, hari ini tahun berapakah saat ini?
Setelah antariksawan mendarat di bulan, orang-orang tahu bahwa permukaan bulan adalah sebidang padang pasir tandus, diselimuti debu angkasa tak terhingga banyaknya, kosong melompong. Tetapi, tahukan Anda? Setelah mendarat di bulan, beberapa temuan baru yang didapatkan, malah membuat ilmuwan semakin bingung terhadap asal-usul bulan.
Saat ini pemahaman ilmuwan terhadap bulan telah melampaui imajinasi sebelum pendaratan di bulan pada waktu itu, bukti–bukti temuan ini bisa membuat pemikiran baru orang-orang terbuka, mengenal dan merenungkan kembali asal mula diri sendiri dan kehidupan, serta alam semesta.
Studi Awal
Sejak zaman dahulu, astronom setiap bangsa di dunia telah mengadakan pengamatan yang panjang terhadap bulan. Penampakan bulan yang mengembang bulat dan menyusut berbentuk sabit, selain menjadi obyek inspirasi penyair, lebih menjadi pedoman kerja penanaman sawah petani; penanggalan tradisional Tionghoa merupakan penanggalan yang berdasarkan peredaran bulan, berperiode 28 hari sebagai patokan. Pada masa lampau, orang-orang menemukan sebuah fakta yang sangat menarik, bulan selalu mengarah pada kita dengan satu permukaan yang sama. Kenapa? Melalui pengamatan yang panjang, orang-orang mendapati bulan bisa berputar sendiri, dan periode perputarannya sendiri persis sama dengan periode perputarannya mengelilingi bumi. Maka, biar di mana pun posisi bulan berada, bulan yang kita lihat dari atas bumi pasti merupakan satu permukaan yang sama, bayang-bayang di atas bulan selalu sejenis yang serupa.
Orang-orang bahkan memperhatikan, ukuran bulan kelihatannya sama besar dengan matahari. Matahari dan bulan dirasakan sama besarnya, namun pada kenyataannya apakah sama besarnya? Orang dahulu acap kali berhasil mengamati suatu fenomena alam yang aneh, mereka menyebutnya dengan istilah “dewa anjing menelan matahari”, di saat itu akan ada benda langit berwarna hitam menutup total matahari, langit siang hari yang terang benderang tiba-tiba menjadi gelap gulita, dipenuhi dengan kelap-kelip bintang, yaitu “gerhana matahari total” yang dikenal oleh ilmuwan sekarang ini. Pada saat gerhana matahari total, benda langit hitam yang kita lihat adalah bulan, ukuran bulan persis bisa menutupi matahari, artinya jika dilihat dari bumi, bulan dan matahari sama besarnya.
Belakangan astronom mendapati, bahwa jarak matahari ke bumi persis 395 kali lipat jarak bulan ke bumi, sedangkan diameter matahari juga persis 395 kali diameter bulan, maka dilihat dari bumi, bulan persis sama besarnya dengan matahari. Diameter bumi adalah 12.756 km, diameter bulan 3.467 km, dan diameter bulan adalah 27%-nya diameter bumi.
Benda langit yang berputar mengelilingi planet, oleh ilmuwan disebut sebagai satelit. Sembilan planet besar pada sistem tata surya semuanya memiliki satelitnya sendiri. Di antara 9 planet besar tersebut ada mbeberapa planet yang sangat besar, seperti misalnya planet Jupiter, planet Saturnus dan lain sebagainya, mereka juga memiliki satelit yang mengedarinya, diameter satelit mereka sangat kecil dibanding planet itu sendiri. Maka, satelit yang besarnya seperti bulan, sangat unik di dalam sistem tata surya kita. Data-data yang kebetulan ini menyebabkan beberapa astronom mulai memikirkan sebuah masalah, yaitu apakah bulan terbentuk secara alami?
Bebatuan Bulan yang Lebih Tua
Setelah pesawat antariksa Apollo mendarat di bulan pada tahun 1969, dan mengambil contoh batuan dari atas permukaan bulan, melakukan berbagai pengujian, didapatkan data yang bisa dijadikan bahan analisa lebih mendalam terhadap struktur bulan.
Pertama-tama dibuat analisa usia terhadap bebatuan yang terkumpul, didapati bahwa usia bebatuan bulan sangat kuno, ada sejumlah besar usia bebatuan itu melampaui bebatuan yang paling kuno di atas bumi. Menurut statistik 99% usia bebatuan bulan melampaui 90% bebatuan kuno di atas bumi, usia yang berhasil dihitung adalah sebelum 4,3-4,6 miliar tahun. Ketika membuat analisa terhadap tanah permukaan bulan, didapati masa mereka lebih kuno lagi, ada beberapa yang bahkan lebih awal 1 miliar tahun dibanding usia bebatuan bulan, melampaui lebih dari 5 miliar tahun. Saat ini waktu yang diprediksi ilmuwan atas terbentuknya sistem tata surya kurang lebih 5 miliar tahun lebih, mengapa bebatuan dan tanah di permukaan bulan sejarahnya bisa begitu panjang? Para ahli juga berpendapat bahwa sulit untuk menjelaskan.
Rongga pada Bulan
Pembuktian kabut bulan mungkin bisa menjelaskan struktur bulan. Astronot yang mendarat di bulan, ketika akan kembali ke bumi, meninggalkan permukaan bulan dengan mengendarai pesawat pendarat kembali ke kabin antariksa, setelah menyatu dengan pesawat antariksa, pesawat pendarat itu dibuang kembali ke permukaan bulan. Alat pengamat gempa yang dipasang pada jarak 72 km mencatat getaran pada permukaan bulan, getaran ini terus berlangsung lebih dari 15 menit, sama seperti martil memukul lonceng besar dengan sepenuh tenaga, getaran berlangsung dalam waktu yang lama baru hilang secara perlahan-lahan. Ambil sebuah contoh misalnya, ketika kita memukul sebuah besi berongga dengan sekuat tenaga, akan mengeluarkan getaran ung… ung… yang terus bergema, sedangkan ketika memukul besi padat, getaran hanya akan bertahan singkat, akan berhenti pada waktu yang tidak lama. Gejala getaran yang terus berlangsung ini membuat ilmuwan mulai membayangkan apakah bulan itu berongga?
Ketika sebuah benda yang padat mendapat benturan, bisa mengeluarkan dua macam gelombang, satu adalah gelombang bujur (longitudinal), sedangkan satunya lagi adalah gelombang permukaan. “Gelombang bujur” adalah suatu gelombang tembusan, bisa menembus suatu benda, dari satu sisi permukaan melalui pusat benda dan disalurkan ke sisi lainnya. Dan “gelombang permukaan”, sama seperti namanya, hanya bisa menyampaikan pada permukaan yang sangat dangkal. Namun, instrumen kabut bulan yang dipasang di atas bulan, melalui catatan waktu yang panjang, sama sekali tidak berhasil mencatat atau merekam gelombang bujur, semuanya berupa gelombang permukaan. Dari gejala yang menakjubkan ini, ilmuwan membuktikan bahwa bulan itu berongga!
Berlapiskan Unsur Logam
Tidak tahu, apakah Anda memperhatikan, bila mengamati bulan pasti akan terlihat potongan bayangan yang hitam-hitam, dan itulah area bayangan hitam yang disebutkan oleh ilmuwan. Saat antariksawan mengambil bor listrik akan membuat sebuah lubang di sana, mereka mendapati bahwa itu adalah pekerjaan yang melelahkan, mengebor dalam waktu yang sangat lama, namun hanya bisa membuat lubang sedikit saja. Dan ini aneh rasanya, permukaan bulan bukankah semestinya terbentuk dari tanah dan bebatuan? Meskipun agak keras, namun tidak semestinya sampai tidak bisa masuk! Ketika dengan cermat dan teliti menganalisa struktur bentuk permukaan bulan pada area itu, ditemukan bahwa sebagian besar adalah suatu komposisi unsur logam yang sangat keras, yaitu unsur
logam titanium yang digunakan untuk membuat pesawat antariksa. Pantas saja bisa demikian kerasnya. Maka, komposisi keseluruhan bulan dapat dikatakan bagaikan sebuah bola logam yang berongga.
Dalam lubang kawah bulan terdapat lava dalam jumlah besar, ini tidak aneh, yang aneh adalah lava-lava ini mengandung sejumlah besar unsure logam yang sangat langka di bumi, misalnya titanium, kromium, itrium dll. Logam-logam ini semuanya sangat keras, tahan panas, anti-oksidasi. Ilmuwan menaksirkan, jika hendak melebur unsur-unsur logam ini, paling tidak suhunya harus di atas 2-3 ribu derajat, namun bulan adalah sebuah “planet dingin yang mati kesepian” di langit, paling tidak selama 3 miliar tahun tidak ada aktivitas gunung berapi. Lalu bagaimana bulan bisa menghasilkan begitu banyak unsur logam yang membutuhkan suhu yang tinggi? Lagi pula, setelah ilmuwan menganalisa contoh tanah bulan seberat 380 kg yang dibawa oleh antariksawan, didapati ternyata mengandung besi dan titanium murni, ini adalah golongan tambang logam murni yang tidak akan ada secara alamiah. Ini menunjukkan bahwa logam-logam ini bukan terbentuk secara alamiah, melainkan hasil leburan manusia.
Penemuan ini sekaligus menjawab pertanyaan yang sejak lama membuat bingung para ahli. Jumlah lubang kawah di atas permukaan bulan sangat banyak, namun anehnya, lubang-lubang ini sangat dangkal. Ilmuwan memperhitungkan, jika sebuah planet kecil yang berdiameter 16 km dengan kecepatan 50.000 km/jam terbentur dan hancur di atas bumi, maka akan mengakibatkan sebuah lubang besar dengan kedalaman berdiameter 4-5 kali lipatnya, artinya kedalamannya bisa mencapai 64-80 km. Dan sebuah lubang Kawah Gagrin yang merupakan kawah terdalam pada permukaan bulan, diameternya 300 km, namun kedalamannya hanya 6,4 km. Bila hitungan ilmuwan tidak ada kesalahan, bebatuan yang mengakibatkan lubang ini jika bertabrakan di atas bumi, akan mengakibatkan lubang besar yang paling tidak kedalamannya 1.200 km!
Mengapa di atas bulan hanya bisa menimbulkan lubang bebatuan yang demikian dangkal? Satu-satunya penjelasan yang mungkin dapat diberikan adalah lapisan kulit luar bulan sangat keras. Jika demikian, komposisi logam keras di permukaan bulan yang ditemukan sebelumnya cukup untuk menjelaskan gejala semacam ini.
Bulan Diciptakan oleh Manusia
Dua ilmuwan eks Uni Soviet dengan berani mengemukakan hipotesanya, menganggap bahwa bulan adalah sebuah kapal ruang angkasa yang telah mengalami perombakan. Dengan demikian, baru bisa secara sempurna menjelaskan dan menjawab berbagai macam gejala aneh yang ditinggalkan bulan untuk kita.
Hipotesa ini sangat berani, dan juga cukup banyak menimbulkan perdebatan, saat ini sebagian besar ilmuwan masih belum berani mengakui teori ini. Namun, kenyataan yang tidak diperdebatkan adalah, bahwa bulan memang benar-benar bukan terbentuk secara alami. Bulan bagaikan mesin yang sangat akurat, setiap hari menghadap bumi dengan segi yang sama, juga persis sama besarnya dengan matahari kalau dilihat sepintas. Permukaan luar adalah sebuah lapisan paduan kulit logam yang tinggi tingkat kekerasannya, bisa menahan serangan bebatuan yang kepadatannya tinggi dalam jangka waktu yang panjang, dan tetap sempurna seperti bentuk semula. Jika merupakan sebuah benda langit alamiah, tidak seharusnya memiliki begitu banyak ciri khas yang dibuat manusia.
Diperkuat dengan bukti bulan seperti planet logam titanium berongga yang diciptakan manusia, maka tidak sulit untuk membayangkan bahwa bulan seyogianya dipasang dan diletakkan di atas oleh “manusia”, segala ciri khasnya sekaligus menunjukkan, bahwa bulan diciptkan manusia bumi pada waktu itu. Jika demikian, sebelum adanya bulan, langit malam hari di atas bumi seharusnya sangat gelap gulita. Jika waktu itu di atas bumi ada manusia, lalu pada malam hari dan di atas permukaan bumi yang luas, mereka sangat sulit melakukan aktivitas apa pun, maka pantas saja dirancang sebuah cermin yaitu bulan, untuk ditempatkan di atas langit. Maka wajah atau pemandangan bulan yang paling asli adalah sebuah bola metal, yang tingkat keterangan cahaya pada zaman dahulu pasti lebih terang dibanding sekarang, seiring dengan perjalanan waktu yang panjang, di bawah kondisi tidak adanya lapisan atmosfer, dan ditutupi sejumlah besar bebatuan kosmos serta debu sehingga menjadi seperti sekarang ini. Dan bila saat ini kita menganalisa permukaan bebatuan dan tanah bulan, tentu saja mendapati usianya lebih lama dari pada bumi, membuat adanya perasaan sedikit fantastis.
Saat ini terhadap masalah yang tidak dapat dijelaskan dan tidak berani diakui ilmuwan, bila kita melepaskan bingkai-bingkai pemikiran yang sempit, menganalisa secara rasional akan menemukan banyak sekali fenomena yang sulit untuk dijelaskan namun sebenarnya sangat mudah dipahami. Berdasarkan sejumlah besar bukti yang ditemukan ilmuwan sejak awal sudah bisa dipastikan bahwa bulan adalah ciptaan manusia, merupakan ciptaan manusia prasejarah, lalu mengapa tidak bias mengambil kesimpulan terakhir? Sebab eksistensi manusia prasejarah, dapat dikatakan adalah merupakan pantangan ilmuwan, sebagian besar ilmuwan biar pun meneliti begitu banyak bukti dan teori yang tepat, namun saat menemui pandangan yang bertentangan dengan teori evolusi, maka siapa pun tidak berani mengemukakannya.
Padahal eksistensi manusia prasejarah yang memiliki peradaban yang sangat tinggi sudah ditunjukkan dalam penemuan-penemuan arkeologis belakangan ini. Sebagai contoh, penemuan tambang reaktor nuklir yang diperkirakan berusia 2 miliar tahun yang lalu di Republik Gabon, Afrika, yang lebih canggih dari pertambangan reaktor nuklir zaman sekarang. Semangat yang menuntut “kebenaran” seyogianya merupakan prinsip tertinggi dalam penelitian ilmuwan, apabila kita telah melompat keluar dari bingkai-bingkai pemikiran pendahulu, maka tidak sulit untuk membayangkan bahwa di antara sejumlah besar penelitian ilmiah, akan terdapat sebuah lompatan yang sangat cepat.
(Sumber :buku Prehistoric Civilitation: Inspiration for Mankind)

Misteri Buku Urantia dan Titik Lemahnya

Buku Urantia diklaim telah menyimpan semua intisari dasar kehidupan. Sejarah manusia, asal-usul penciptaan, sains, kosmologi, alam semesta, masa depan bahkan diklaim telah mencatat riwayat hidup Yesus lebih lengkap daripada kitab injil. Inilah investigasi sebuah buku kitab yang diklaim terlalu lengkap oleh para pengikutnya.
Sampul Resmi Urantia Book tahun 2008
Buku Urantia dikatakan sebagai tulisan dari suatu kumpulan makhluk-tengah (dalam bhs. Inggris disebut midwayers, dalam bahasa Indonesia disebut makhluk-tengah karena sulit menyebutkan kata untuk mendeskipsikan ‘setengah manusia dan setengah malaikat’, selain itu beberapa pihak memprotes penyebutan ‘jin’) yang dipimpin "seorang" Konselor Ilahi dari ‘ibukota alam semesta super’ kita yang ditulis sebagai intisari kehidupan. Buku ini hingga saat ini masih menjadi bahan perdebatan di antara beberapa kelompok. Kelompok Nasrani telah menyangkal kebenaran dari buku Urantia itu, sedangkan pada saat yang bersamaan, telah muncul suatu kepercayaan baru yang menjadikan Urantia sebagai sebuah bentuk agama baru.

Deskripsi mengenai buku Urantia menurut situs resmi buku Urantia, telah disebutkan dengan kesan yang sangat meyakinkan;
Tebal buku ini 2097 halaman dalam bahasa Inggris (tulisan aslinya memang dalam bahasa Inggris). Terdiri dari 196 paper atau makalah. Ada makhluk-tengah yang menulis satu, dua, atau lebih paper.
Sepertiga buku ini, yaitu sekitar 770 halaman ditulis oleh satu tim makhluk-tengah (midwayers). Tulisan para makhluk-tengah ini adalah intisari alam semesta dan catatan riwayat hidup Yesus ketika hidup di dunia. Jauh lebih lengkap dan berurut dari Injil Alkitab. Sumber data utamanya adalah ingatan manusia yang menyaksikan, kemudian makhluk-tengah yang juga menyaksikan, dan terakhir sebagian kecil adalah dari alam roh. Jadi bisa dibayangkan lengkapnya.
Dalam artikel kali ini, saya tidak akan menyinggung unsur agamanya, yaitu tentang Yesus, Tuhan atau apapun yang ada kaitannya dengan agama, saya hanya akan membahas mengenai apa yang didalam buku Urantia itu sendiri selain materi yang berbicara tentang Tuhan dan Agama.

Sekilas tentang Buku Urantia
Buku ini tersusun dari 2097 halaman, yang terdiri dari 196 paper sebagaimana telah disebutkan di atas. Selain bagian pengantar, buku ini dibagi menjadi empat bagian:
  • Bagian I: Mengenai Tuhan dan Jagat Raya, terdiri dari 31 paper,
  • Bagian II: Mengenai Alam Semesta Lokal, terdiri dari 24 paper,
  • Bagian III: Mengenai riwayat bumi, semua agama serta filsafat, terdiri dari 62 paper,
  • Bagian IV: Riwayat Hidup Yesus di dunia: terdiri dari 76 paper.
Pada bagian pertama buku Urantia ini berisi tentang Jagat Raya keseluruhan. Memang susah menjelaskan jika anda belum pernah membacanya, saya sendiri baru membaca secara sepintas 6 paper dari total 196 paper. Untuk lebih gampangnya akan coba saya jelaskan begini; menurut buku Urantia, alam semesta kita ini terdiri dari alam semesta itu sendiri dan alam semestanya alam semesta atau menurut buku Urantia ditulis The Universe of Univers. Nah! Pada bagian satu inilah, The Universe of Universes itu diuraikan secara panjang lebar. Misalnya tentang konsep susunan Master Universe yang dikatakan terdiri dari:
1. The Central Universe—Havona. (Pusat Tata Surya-Havona)
2. The Seven Superuniverses. (Ketujuh Tata Surya Besar)
3. The First Outer Space Level. (Lapisan Terluar Pertama Luar Angkasa)
4. The Second Outer Space Level. (Lapisan Terluar Kedua Luar Angkasa)
5. The Third Outer Space Level. (Lapisan Terluar Ketiga Luar Angkasa)
6. The Fourth and Outermost Space Level (Lapisan Terluar Keempat Luar Angkasa)
Selain itu masih banyak lagi uraian tentang alam semesta di bagian satu ini. Jika anda tertarik untuk membacanya, sambil membaca saya sarankan anda juga sebaiknya bermain-main dengan website NASA dan National Geographic untuk setidaknya menikmati gambar-gambar tentang alam semesta kita. Anda akan melihat betapa bumi ini hanya seperti satu pasir di antara satu truk pasir. Satu planet di antara 7 triliun planet.

Bagian kedua berisi tentang alam semesta lokal dan perkembangan makhluk-makhluk penghuninya, termasuk manusia. Dalam bagian kedua ini memang sangat menarik dimana mereka menyebutkan bahwa adanya makhluk hidup lain yang menghuni planet yang sangat dekat dengan bumi, menurut buku Urantia, makhluk yang berada di dekat bumi tersebut merupakan makhluk non-breathers atau tidak bernafas. Bagaimanapun, uraian ini masih belum mampu dibuktikan oleh sains sekarang ini.

Bagian tiga kebanyakan menjelaskan tentang riwayat bumi. Para makhluk-tengah telah mendeskripsikan jika bumi penciptaan bumi bermula dari suatu ledakan besar yang diciptakan oleh Master Force Organizers yang diutus Tuhan. Selain itu dalam bagian ketiga ini juga dijelaskan tentang adanya suatu partikel yang lebih kecil dari elektron yaitu ultimaton.

Bagian keempat tidak akan saya deskripsikan secara singkat, karena sudah berhubungan dengan agama.

Cara Penulisan Buku Urantia
Cara penulisan buku Urantia memang terkesan aneh. Menurut saya, cara seperti inipun bisa dilakukan di Indonesia, kurang lebih memang hampir mirip caranya, seperti bermain Jelangkung. Anda bertanya, Jelangkung menjawab. Entah itu nomor togel, nomor HP, atau nomor rumah sekalipun, bisa anda tanyakan pada si jelangkung. Begitulah yang terjadi dengan Penulisan buku Urantia.
William S. Sadler
Semua bermula dari seorang pria bernama William S. Sadler, dokter terkenal di Chicago. Pada awal tahun 1911, dia sering mengalami fenomena aneh ketika tidur. Istrinya, Lena Sandler mengatakan jika suaminya terkadang sulit dibangunkan dari tidur. Ketika fenomena ini terjadi, terkadang pernapasan suaminya menjadi tidak beraturan. Dalam kesaksiannya, William mengaku jika dalam tidurnya tersebut, ia sering berkomunikasi dengan apa yang dia deskripsikan sebagai “makhluk rohani”. Pada tahun 1924 kemudian, Sandler suatu pertemuan terjadi di rumah Sandler yang terdiri dari teman-teman Sandler, mantan pasien, dan rekan-rekannya, beberapa di antaranya juga sering mengalami fenomena yang sama dengan Sandler. Pertemuan itu tiba-tiba menjadi menarik ketika Sandler mengklaim mereka bisa bertanya dan pertanyaan mereka akan disampaikan kepada “makhluk rohani” mereka untuk kemudian akan diberi jawaban. Hasilnya, ratusan jawaban terkumpul pada kontak pertama itu, meskipun pertanyaan-pertanyaan pada pertemuan pertama masih banyak yang terkesan tidak serius. Dari pertemuan pertama inilah kemudian dilakukan lagi pertemuan kedua, ketiga, dan seterusnya dimana setiap pertanyaan dan jawaban yang diberikan mulai dicatat untuk kemudian disusun dan hingga saat ini telah menciptakan suatu torehan sejarah yang baru, Buku Urantia.

Titik Lemah Buku Urantia
Artikel mengenai buku Urantia yang banyak beredar di internet memang kebanyakan hasil copas, tanpa meninjau kembali mengenai buku Urantia, artikel mengenai buku Urantia yang beredar di internet terkesan sebagai pemujaan yang tidak langsung. Padahal jika kita analisa lebih lanjut, buku Urantia mempunyai 3 titik lemah.
3 titik lemah dari buku Urantia tersebut, adalah:
  • Diklaim sebagai pewahyuan dan dihadirkan dengan ditulis.
  • Ditinjau dari ilmu sains modern, beberapa persepsi dari buku Urantia justru menentang fakta dari perkembangan ilmu sains modern.
  • Beberapa bagian buku terkesan mengandung unsur rasis juga SARA.
Diklaim sebagai pewahyuan dan dihadirkan dengan ditulis. Perhatikan deskripsi buku Urantia dari situs resminya yang saya beri efek khusus di atas. Disana dikatakan jika Tebal buku ini 2097 halaman dalam bahasa Inggris (tulisan aslinya memang dalam bahasa Inggris).
Terdiri dari 196 paper atau makalah. Ada makhluk-tengah yang menulis satu, dua, atau lebih paper.
Sepertiga buku ini, yaitu sekitar 770 halaman ditulis oleh satu tim makhluk-tengah (midwayers).
Jika para makhluk-tengah hanya menjelaskan sepanjang 770 halaman, apa yang terjadi dengan 1327 halaman lainnya. Bukankah katanya ini adalah Revelation (Wahyu)?? Perhatikan bagaimana Alkitab dan Al-Quran ditulis (maaf menggunakan dua kitab ini sebagai perbandingan), kedua kitab tersebut ditulis berdasarkan apa yang diwahyukan, bukan menulis apa yang diwahyukan kemudian menambahkannya dengan karangan narasi sepanjang 1327 halaman, padahal wahyunya hanya 770 halaman. Ini pewahyuan atau karangan narasi?

Pada paper 101, yang diberi judul "The Real Nature of Religion," ditulis demikian:
We full well know that, while the historic facts and religious truths of this series of revelatory presentations will stand on the records of the ages to come, within a few short years many of our statements regarding the physical sciences will stand in need of revision in consequence of additional scientific developments and new discoveries. These new developments we even now foresee, but we are forbidden to include such humanly undiscovered facts in the revelatory records. Let it be made clear that revelations are not necessarily inspired. The cosmology of these revelations is not inspired.
Paragraf ini sungguh tidak yakin akan pemaparannya sendiri. Mungkin terkesan pasrah jika keesokan harinya akan ada fakta-fakta sains yang membantah Buku urantia ini. Jelas ini hasil dari karangan narasi seseorang, tidak ada yang namanya pewahyuan setengah-setengah atau pewahyuan ragu-ragu. Agama manapun mengamini jika ilmu pengetahuan para makhluk-makhluk Tuhan tidak pernah ragu-ragu.

Selain itu, dalam buku Urantia dikatakan jika beberapa spesies telah berevolusi dengan mutasi tunggal tanpa butuh spesies transisi. Teori ini jelas hanya meng-copy dari teori Hugo De Vries, seorang ahli tumbuhan Belanda.

Pewahyuan yang Rasis. Menurut buku Urantia, manusia hasil evolusi terdiri dari ras merah (indian), kuning (cina), biru (eropa),indigo (negro), hijau, dan orange. Belakangan ditambah oleh ras ungu (Adam) yang bukan asli Bumi. Ras ungu paling banyak bercampur di Timur Tengah dan dengan ras biru (Eropa-Amerika) serta Cina Utara. Keturunan Adam inilah yang paling unggul dari genetik: ketahanan fisik, keberanian, kepandaian dan spiritual. Pewahyuankah ini?

Download 6 paper buku Urantia yang saya baca disini.

http://www.thenoock.com/2010/03/buku-urantia-dan-titik-lemahnya.html

Misteri Proyek Raksasa Kubah Benih Kiamat (Doomsday Seed Vault) di Kutub Utara


Raksasa-Raksasa Bill Gates, Rockefeller dan Perusahaan Rekayasa Genetika Tahu Sesuatu yang Kita Tidak Mengetahuinya

Satu hal yang berkaitan dengan penemu microsoft, Biil Gates yaitu tidak bisa dikatakan sebagai pemalas. Dia sudah menguasai pemrogaman diusia 14 tahun dan menemukan microsoft di usia 20 tahun ketika dia masih tercatat sebagai mahasiswa di niversitas Havard. Di tahun 1995dia sudah terdata di Forbes sebagai orang paling kaya di dunia dan menjadi pemegang saham terbesar di Micrisofnya, sebuah perusahaan yang dibangun dengan usaha kerasnya untuk menguasai monopoli secara de facto pada sistem piranti lunak (software) untuk komputer pribadi.


Di tahun 2006, ketika kebanyakan orang disituasi seperti itu mungkin berfikir untuk pensiun dan menenangkan diri di pulau Pasifik, Bill Gates memutuskan untuk mengabdikan dirinya pada yayasan Bill and Melinda Gates miliknya, sebuah yayasan pribadi yang bisa dikatakan sebagai yayasan paling “terbuka” dan terbesar di dunia dengan penghasilan 34, 6 milyar dolar dalam bentuk sumbangan yang diharuskan untuk mengeluarkan sebesar 1.5 milyar dolar per tahun untuk proyek-proyek amal di seluruh dunia agar terbebas dari pajak denga status amal. Sumbangan tersebut berasal dari teman dan rekan bisnis, maga-investasi Waren Buffet di tahun 2006, yang beberapa dari 30 milyar dolar diantaranya atau seharga saham di Buffet’s Berkshire Hathaway telah menempatkan Gate dalam sebuah perkumpulan yang menghabiskan hampir menyerupai keseluruhan anggaran tahunan organisasi kesehatan dunia PBB. Jadi, ketika Bill Gates memutuskan untuk menginvestasikan 30 juta dolar dari hasil jerih payahnya melalui yayasan Gate dalam sebuah proyek, hal tersebut patut untuk dikaji.





Tak ada yang lebih penting saat itu daripada sebuah proyek yang tidak lazim di salah satu tempat paling terpencil di dunia, Svalbard. Bill Gates sedang menginvestasikan jutaan dolar di bank benih, di laut Barents dekat Samudra Kutub Utara yang terletak 1.100 km dari kutub utara. Svalbard adalah sebuah tempat tandus berbatu yang diklaim oleh Norwegia dan baru diserahkan pada tahun 1925 melalui perjanjian internasional (lihat peta).


Di pulau yang “diabaikan tuhan” ini Bill Gates menginvestasikan puluhan juta dolarnya bersama dengan Yayasan Rockfeller, perusahaan agrokimia (Monsato Corporation), Yayasan Syngenta, dan pemerintahan Norwegia yang diantaranya disebut ‘bank benih kiamat‘. Secara resmi proyek itu dinamakan Svalbard Global Seed Vault di Spitsbergen yang terletak di kepulauan Norwegia, bagian dari kumpulan pulau Svalbard.





Bank benih dibangun di dalam sebuah gunung di pulau Spitsbergen dekat desa kecil Longyearbyen. Menurut pemberitaan mereka, bank benih tersebut sudah hampir siap untuk bisnis. Bank tersebut akan memiliki pintu tahan ledakan ganda dengan sensor gerakan, dua pengunci udara (airlocks), dan dinding beton dari baja berketebalan satu meter. Di dalamnya akan mampu memuat sampai tiga juta jenis benih yang berbeda dari seluruh dunia, dengan begitu menurut pemerintah Norwegia, keanekaragaman benih dapat terpelihara untuk masa depan. Benih-benih akan dibungkus secara khusus untuk mengeluarkan embun atau uap lembab. Disana tidak akan ada staff yang bekerja seharian, tetapi relatif susahnya akses kesana akan memudahkan mengamati kemungkinan apa saja aktifitas manusia.


Apakah kita melewatkan sesuatu disini? Pemberitaan mereka mengatakan ‘dengan begitu keanekaragaman benih dapat terpelihara untuk masa depan’. Masa depan yang seperti apa yang diramalkan sponsor bank benih, bahwa hal tersebut akan mengancam persediaan benih saat ini, hampir semua benih diseluruh dunia yang ditunjuk sudah dilindungi dengan baik oleh bank benih.Kapanpun Bill Gates, Yayasan Rockfeller, Monsanto dan Syngenta, berkumpul bersama dalam proyek tertentu, hal ini patut dikaji lebih dalam dibalik bebatuan di Spitsbergen. Ketika kita melakukannnya, kita akan menemukan sesuatu yang menarik.





Poin penting pertama adalah siapa yang mensponsori kubah benih kiamat (Doomsday Seed Vault) yang bergabung dengan orang-orang Norwegia disini adalah seperti yang sudah dikemukakan, Yayasan Bill and Melinda Gates; perusahaan agribisnis raksasa AmerikaDupont/Pioneer Hi-bred, salah satu pemilik perusahaan benih tanaman dan menganai kimia tanaman (agrichemical), modifikasi-genetik yang sudah dipatenkan yang terbesar di dunia; Syngenta, benih utama GMO yang berbasis Swiss dan perusahaan agrikimia melalui yayasan Syngentanya; yayasan Rockfeller, group swasta yang menciptakan “revolusi gen” dengan lebih dari 100 juta dolar benih uang tahun 1970an; CGIAR, jaringan global yang dibuat oleh yayasan Rockfeller untuk mempromosikan genetik alami yang ideal melalui perubahan pertanian.


CGIAR dan proyeknya

Seperti yang sudah saya jelaskan dibuku kehancuran benih “seed of destruction”, di tahun 1960 yayasan Rockfeller, dewan pengembangan pertanian III, John. D dan Ford foundation menjalin kekuatan untuk menciptakan lembaga penelitian padi internasional (IRRI) di Los Banos, Philipina pada tahun 1971. Yayasan Rockfeller IRRI, bersama dengan pusat pengembangan jagung dan gandum internasional yang berbasis di Mexico dan dua dari Rockfeller yang lain, IITA untuk pertanian tropis, Nigeria dan IRRI untuk padi, di Filipina digabungkan untuk membentuk Group on International Agriculture Research / CGIAR.

CGIAR terbentuk pada rangkaian konferensi tertutup yang diselenggarakan di pusat konferensi yayasan Rockfeller di Bellago, Italy. Peserta utama dalam pembicaraan di Bellago adalah Goerge Harrar dari yayasan Rockfeller, Forrest Hill dari Ford Foundation; Robert McNamara dari Bank Dunia dan Maurice Strong, organisator lingkungan internasional keluarga Rockefeller, yang menjabat sebagai komisaris yayasan Rockfeller, mengorganisir pertemuan Earth Summit PBB di Stockholm pada tahun 1972. Itu adalah bagian dari fokus sepanjang dekade untuk mengalihkan ilmu pengetahuan ke pelayanan genetika, sebuah versi keras dari kemurnian ras, seperti yang telah disebutnya sebagai Proyek .


Untuk memastikan pengaruh yang maksimum, CGIAR menggambarkan seperti dalam Organisasi Makanan dan Pertanian PBB (FAO), Program Pembangunan di PBB dan Bank Dunia. Dengan begitu, melalui penentuan perencanaan yang hati-hati , yayasan Rockfeller di awal tahun 1970an berda di posisi untuk membentuk kebijakan pertanian global, dan memang terwujud.


Dengan dibiayai oleh dermawan Rockfeller Ford Foundation melalui bantuan penelitian, CGIAR melihat bahwa memimpin para ilmuwan pertanian dunia ketiga dan para ahli ilmu tanah telah membawa Amerika Serikat “menguasai” konsep produksi agribisnis modern kemudian dikembangkan kembali di negaranya masing-masing. Dalam prosesnya mereka menciptakan pengaruh jaringan yang tak ternilai untuk promosi agribisnis Amerika Serikat di beberapa negara itu, paling istimewa pada promosi revolusi-genetik GMO dalam pengembangan negara, semua itu atas nama ilmu pengetahuan dan efisiensi untuk mendukung pertanian pasar bebas.


Rekayasa Genetik Sebagai Sesuatu Untuk Menguasai Bangsa ?

Saat ini Bank Benih Svalbard mulai manjadi menarik. Dan juga mulai lebih baik. “Proyek yang saya maksud disini adalah proyek dari Yayasan Rockfeller dan minat finansial yang besar sejak tahun 1920an untuk memakai egenetika yang kemudian diberi nama rekayasa genetika, untuk membenarkan penciptaan rekayasa genetik Master race. Hitler dan para Nazi menyebutnya segai Ayran Master Race.

Egenetika Hitler telah dibiayai untuk pengembangannya oleh Yayasan Rockfeller sama seperti yang sekarang sedang membangun kubah benih kimat (doomsday seed vault) untuk mengawetkan setiap benih di planet kita. Sekarang hal ini menjadi benar-benar semakin menarik. Yayasan Rockfeller yang sama menciptakan ilmu pseudo-science biologi molekuler dalam usahanya yang tanpa henti terhadap pengurangan kehidupan manusia hingga mencapai taraf ‘menentukan urutan gen’ (defining gene sequence) yang kemudian mereka harapkan mampu memodifikasi agar ciri-ciri manusia berubah seperti yang dikehendaki. Para ilmuwan egenetika Hitler, banyak diantaranya yang secara diam-diam setelah perang dunia dibawa ke Amerika Serikat untuk melajutkan penelitian egenetika biologis mereka, yang telah menempatkan banyak pengajaran mengenai rekayasa genetika dari aneka bentuk kehidupan, banyak diantaranya mendukung secara terbuka untuk mencapai Reich Ketiga melalui dana bantuan dari Yayasan Rockefeller.


Yayasan Rockfeller yang sama juga menciptakan apa yang disebut Revolusi Hijau, terlahir dari perjalanan ke Mexico di tahun 1946 oleh Nelson Rockfeller dan mantan sekretaris urusan perjanjian bidang pertanian ( New Deal Secretary of Agriculture) dan pendiri Pioneer Hi-Breed Seed Company, Henry Wallace.


Revolusi Hijau
ditujukan untuk memecahkan masalah kelaparan dunia khususnya di Meksiko, India dan negara-negara terpilih lainnya dimana Rockefeller bekerja. Pakar ilmu tanah yayasan Rockefeller, Norman Borlaug, memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian atas pekerjaannya tersebut, hal yang sama juga diberikan kepada Henry Kissinger.

Dalam kenyataannya
, sebagaimana muncul pada tahun-tahun kemudian, Revolusi Hijau merupakan suatu skema keluarga Rockefeller yang cemerlang dalam mengembangkan globalisasi agribisnis dimana mereka kemudian dapat memonopoli sebagaimana yang telah mereka lakukan di industri minyak dunia pada permulaan setengah abad sebelumnya. Seperti yang dikumandangkan Henry Kissinger di tahun 1970an, ‘ Jika kamu menguasai minyaknya, kamu menguasai negaranya, jika kamu menguasai makanannya, kamu menguasai populasinya.’
Agribisnis dan Revolusi Hijau Rockefeller berjalan bergandengan tangan. Mereka adalah bagian dari strategi besar yang termasuk di dalamnya membiayai penelitian untuk pengembangan rekayasa genetik tanaman dan binatang beberapa tahun kemudian.


John H. Davis adalah seorang Asisten Sekretaris Pertanian di bawah Presiden Dwight Eisenhower pada awal tahun 1950-an. Dia meninggalkan Washington di tahun 1955 dan pergi ke Harvard Graduate School of Business, tempat yang tidak biasa bagi seorang pakar pertanian pada saat itu. Dia mempunyai strategi yang jelas. Pada tahun 1956, Davis menulis sebuah artikel di Harvard Business Review dan memplokamirkan bahwa ”satu-satunya cara untuk memecahkan apa yang disebut masalah pertanian atau perkebunan sekali dan untuk semua, dan untuk menghindari program pemerintah yang tidak praktis, adalah dengan mengembangkan dari pertanian ke agribisnis.” Dia tahu secara persis apa yang ada dalam pikirannya, meskipun beberapa orang lain kemudian mempunyai petunjuk lagi --- sebuah revolusi pada produksi pertanian yang akan memusatkan kontrol pada mata rantai makanan di tangan perusahaan multinasional, jauh dari keluarga petani tradisional.3


Aspek penting yang mendorong minat Yayasan Rockefeller dan perusahaan-perusahaan agribisnis Amerika Serikat adalah fakta bahwa Revolusi Hijau didasarkan pada perkembang-biakan benih hibrida yang baru di pasar-pasar yang sedang berkembang. Satu aspek vital bibit hibrida adalah kekurangan kapasitas reproduksinya. Hibrida memiliki sebuah proteksi dari dalam melawan multiplikasi. Tidak seperti spesies normal yang diserbuki secara terbuka dimana benih memberikan hasil yang hampir sama dengan induknya, hasil bibit yang dihasilkan oleh tanaman hibrida secara signifikan lebih rendah dari generasi pertamanya.


Menurunnya hasil karakteristik hibrida dimaksudkan petani harus secara normal membeli bibit setiap tahun agar mendapatkan hasil yang tinggi. Lagi pula hasil yang lebih rendah pada generasi kedua mengeliminasi perdagangan benih yang seringkali dilakukan oleh para produser benih tanpa perijinan perternak. Hal itu mencegah pendistribusian kembali benih tanaman komersial oleh para makelar.


Jika perusahaan besar benih multinasional mampu mengontrol garis benih induk di dalam rumah, maka tidak ada para pesaing atau petani yang bisa memproduksi hibrida kembali. Kosentrasi global paten bibit hibrida ke dalam genggaman perusahaan benih raksasa, dipimpin oleh Pioneer Hi-Bred, DuPont, Dekalb Monsanto meletakkan dasar revolusi benih GMO (Genetic Modified Organism) yang selanjutnya.


Sebagai akibatnya, pengenalan teknologi pertanian modern Amerika, pupuk kimia dan benih hibrida komersial, yang kesemuanya itu membuat petani lokal di negara-negara berkembang, khususnya yang lebih mapan, bergantung pada luar negeri, kebanyakan berasal dari agribisnis Amerika Serikat dan masukan perusahaan petro-kimia. Hal itu merupakan langkah pertama dari apa yang seharusnya menjadi dekade-panjang, proses yang direncanakan dengan hati-hati.


Di bawah Revolution Hijau, Agribisnis sedang membuat serangan utama ke pasar yang dulunya berakses terbatas untuk eksportir AS. Kecenderungan itu kemudian dijuluki ”pertanian berorientasi-pasar.” Dalam kenyataannya, itu adalah pertanian atas kontrol-agribisnis.


Melalui Revolusi Hijau, Yayasan Rockefeller dan kemudian Ford Foundation bekerja bergandengan tangan membentuk dan mendukung cita-cita kebijakan luar negeri dari lembaga The United States Agency for International Development (USAID) dan CIA.

Satu dampak utama Revolusi Hijau adalah untuk mengurangi populasi buruh tani pedesaan yang terpaksa berduyun-duyun masuk ke dalam perkampungan kumuh sekitar perkotaan dalam keputusasaan mencari kerja. Hal itu bukanlah sebuah kecelakaan, tapi merupakan bagian dari rencana untuk menciptakan lapangan kerja murah bagi akan datangnya manufaktur multinasional Amerika Serikat, ’globalisasi’ pada tahun-tahun ini.


Ketika promosi diri diseputar Revolusi Hijau mulai reda, hasilnya cukup berbeda dengan apa yang sudah dijanjikan. Banyak permasalahan yang timbul dari penggunaan yang sembarangan terhadap pestisida kimia yang baru, seringkali dengan konsekuensi kesehatan yang serius. Pengelolaan tanah kultur-tunggal dari jenis benih hibrida yang baru mengurangi kesuburan tanah dan hasilnya dari waktu ke waktu. Hasil pertama memang mengesankan, ganda atau bahkan rangkap tiga untuk beberapa tanaman pangan seperti gandum dan kemudian jagung di Meksiko. Namun lama kelamaan pudar.


Revolusi Hijau biasanya disertai oleh proyek irigasi besar-besaran yang sering melibatkan pinjaman Bank Dunia untuk membangun bendungan besar yang baru, area penanganan banjir dan lahan pertanian yang subur dalam prosesnya.


Jumlah pestisida dan herbisida yang luar biasa besar juga digunakan untuk membuat pasar tambahan pada minyak dan bahan kimia raksasa. Sebagaimana seorang analis menyebutkannya, dampak dari Revolusi Hijau adalah revolusi kimia saja. Tidak ada artinya negara-negara berkembang mampu membayar penyubur kimia dan pestida yang jumlahnya cuukp besar tersebut. Mereka akan memperoleh kredit basa-basi dari Bank Dunia dan pinjaman khusus dari Bank Chase dan bank-bank besar di New York atas dukungan dari jaminan Pemerintah Amerika Serikat.


Dengan diberlakukannya di banyak negara berkembang, pinjaman-pinjaman itu lebih menguntungkan pada pemilik tanah yang besar. Bagi buruh tani kecil kondisinya berlaku berbeda. Buruh tani dan petani pemilik lahan kecil tidak mampu membeli bahan kimia dan alat-alat modern lainnya dan harus meminjam uang.


Pada awalnya berbagai program pemerintah mencoba menyediakan beberapa pinjaman kepada petani agar mereka bisa membeli bibit dan pupuk. Petani yang tidak bisa mengambil bagian dalam program ini harus meminjam dari sektor swasta. Karena suku bunga yang berlebihan untuk pinjaman informal, banyak petani kecil bahkan tidak memperoleh keuntungan dari panen awal yang besar tersebut. Setelah panen, mereka harus menjual sebagian besar atau jika bukan semua hasil mereka untuk melunasi pinjaman dan bunga. Mereka menjadi tergantung pada rentenir dan pedagang dan sering kehilangan tanah mereka. Bahkan dengan pinjaman lunak dari kantor-kantor pemerintah, menanam tanaman pangan sekedar sebagai cara untuk produksi hasil bumi yang kemudian untuk dijual.5


Sejak puluhan tahun yang lalu, minat yang sama termasuk Rockefeller Foundation yang mendukung Revolusi Hijau pertama, bekerja untuk mempromosikan ‘Revolusi Gen’ kedua sebagaimana Presiden Rockefeller Foundation Gordon Conway mengatakan beberapa tahun yang lalu, bahwa penyebaran industri pertanian barang-barang komersial melibatkan benih paten GMO.


Bill Gates, Rockefeller dan Revolusi Hijau di Africa

Dengan kebenaran yang melatar belakangi, Revolusi Hijau kreasi keluarga Rockfeller di tahun 1950-an jelas dalam benak pikiran lembaga tersebut menjadikan alasan pembenaran bahwa Rockefeller Foundation beserta Yayasan Bill Gate sekarang sedang menginvestasikan jutaan dolar dalam penyimpanan setiap bibit melawan kemungkinan skenario kiamat sekaligus juga menginvestasikan jutaan dollar US dalam proyek yang disebut Aliansi untuk Revolusi Hijau di Afrika.

AGRA, sebagaimana itu disebut, adalah suatu aliansi melawan kelaparan dimana Rockefeller Foundation menciptakan “Revolusi Gen”. Coba lihat bagaimana para Direktur Dewan AGRA mengkonfimasi hal ini.


Tidak ada yang masuk selain mantan Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan selaku Ketua. Dalam pidato sambutan selaku Ketua, pada sebuah Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) di Cape Town Afrika Selatan pada Juni 2007, Kofi Annan menyatakan, “Saya menerima tantangan ini dan berterimakasih kepada Rockefeller Foundation, Yayasan Bill and Melinda Gate, dan semuanya yang telah mendukung kampanye Afrika kita.


Dalam tambahan jumlah anggota dewan AGRA, seorang Afrika Selatan, Strive Masiyiwa dipercaya menjadi Komisaris Yayasan Rockefeller. Termasuk juga Sylvia M. Mathews di Yayasan Bill and Melinda Gate; Mamphela Ramphele, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia (2000-2006); Rajiv J. Shah di Yayasan Gate; Nadya K. Shmavonian di Yayasan Rockefeller; Roy Steiner di Yayasan Gate. Dan lagi, Aliansi AGRA termasuk Gary Toenniessen, Direktur Pelaksana Yayasan Rockefeller dan Akinwumi Adesina, Assiten Direktur Yayasan Rockefeller.


Untuk mengisi antrian panjang, program-program untuk AGRA memasukkan Peter Matlon, Derektur Pelaksana, Yayasan Rockefeller; Joseph De Vries, Direktur Program Sistem Bibit Afrika dan Asisten Direktor, Yayasan Rockefeller; Akinwumi Adesina, Derektor Asosiasi, Yayasan Rockefeller. Seperti Revolusi Hijau sebelumnya yang gagal di India dan Meksiko, Revolusi Hijau Afrika yang baru adalah jelas menjadi prioritas tinggi Yayasan Rockefeller.


Dengan tetap menjaga low profilnya, Monsanto dan perusahaan agribisnis raksasa GMO yang utama mempercayakan AGRA dari Kofi Annan untuk menyebarkan benih GMO patennya di seluruh Afrika. Dengan berlabelkan ‘bio-teknology”, eufenisme untuk mempatenkan beih rekayasa genetika. Hingga kini hanya Afrika Selatan merupakan satu-satunya negara yang mengjinkan penanaman secara legal tanaman pangan GMO. Pada tahun 2003 Burkina Faso memberi hak ujicoba GMO. Pada tahun 2005 di Ghana-nya Kofi Annan mengkonsep perundangan tentang keamanan-bio (bio-safety) dan pejabat utama mengungkapkan maksud mereka untuk melakukan penelitian ke dalam tanaman-tanaman pangan GMO.


Afrika merupakan target kampanye pemerintah US berikutnya untuk menyebarkan GMO ke seluruh dunia. Kesuburan tanahnya menjadikan Afrika sebagai calon ideal bagi Amerika Serikat. Bukan hal yang mengejutkan jika banyak pemerintah Afrika mencurigai aspek terburuk dari sponsor-sponsor GMO sebagai sebuah multi proyek rekayasa genetik and biosafety telah dimulai di Afrika, dengan dalih memperkenalkan GMO kedalam sistem pertanian Afrika. Ini termasuk program-program sponsor yang ditawarkan oleh pemerintah AS untuk melatih ilmuwan Afrika dalam hal rekayasa genetic di AS, proyek-proyek biosafety yang dibiayai oleh Agensi Amerika Serikat untuk Perkembangan Internasional (United States Agency for International Development /USAID) dan Bank Dunia; penelitian GMO yang melibatkan tanaman-tanaman pangan asli Afrika.


Yayasan Rockefeller telah bekerja bertahun-tahun untuk memajukan (sebagian besar tidak sukses) proyek untuk memperkenalkan GMO-GMO ke dalam ladang-ladang Afrika. Mereka telah mendukung penelitian yang berkiblat pada penerapan kapas GMO di Makhathini Flats di Afrika Selatan.


Monsanto, yang memiliki tumpuan kuat di industri bibit Afrika Selatan, baik GMO dan hibrida, telah mengkonsepsikan program petani-petani penggarap yang dikenal sebagai Kampanye ‘Bibit-bibit – Harapan’ yang memperkenalkan sebuah paket revolusi hijau ke petani miskin skala kecil, diikuti, tentu saja, oleh benih-benih paten GMO Monsanto. 6


Syngenta AG dari Switzerland, salah satu dari ‘Empat Penunggang Kuda Penyingkap Wahyu GMO (Four Horsemen of the GMO Apocalypse) sedang menuangkan jutaan dolar ke dalam fasilitas rumah kaca (greenhouse) baru di Nairobi, untuk mengembangkan serangga GMO yang tahan terhadap maizena. Syngenta juga merupakan bagian dari CGIAR.7


Pindah ke Svalbard

Sekarang ini apakah hal itu hanya sekedar kecerobohan filosofis saja? Apa yang mengarahkan yayasan-yayasan Gates dan Rockefeller pada satu sisi dan saat yang sama kembali pada perkembang-biakan yang berpaten dan segera menjadi Terminator benih yang dipatenkan di kawasan Afrika, sebuah proses yang juga terjadi di setiap tempat yang lain di bumi, menghancurkan jenis bibit tanaman sebagai kultur-tunggal industri agribisnis diperkenalkan? Pada saat yang sama mereka menanam puluhan juta dolar untuk memelihara setiap jenis benih yang diketahui di ruangan besi tahan-ledakan hari kiamat dekat daerah terpencil Lingkaran Arktik ‘agar keanekaragaman tanaman pangan tersebut bisa lindungi di masa depan’ untuk menyatakan kembali siaran resmi mereka?

Hal tersebut bukan kebetulan bahwa yayasan-yayasan Rockefeller Gate sedang bersekutu untuk mendesak Revolusi Hijau gaya-GMO di Afrika dan yang sekaligus mereka dengan diam-diam mendanai ‘kubah bibit kiamat’ di Svalbard. Agribisnis raksasa GMO sampai pada telinga mereka di proyek Svalbard.


Memang, keseluruhan perdagangan di Svalbard dan orang-orang yang terlibat mengumandangkan gambaran (image) malapetaka terjelek terhadap pengarang terlaris Michael Crichton, Andromeda Strain, sebuah sci-fi cerita seru dan mendebarkan dimana penyakit yang mematikan dari ekstra-terestrial penyebab sebenarnya berkembang dengan cepat, penggumpalan darah yang fatal mengancam seluruh spesies manusia. Di Svalbard, masa depan tempat penyimpanan benih tanaman yang paling aman di dunia akan dijaga oleh para polisi dari GMO Revolusi Hijau- Yayasan-yayasan Rockefeller dan Gates, Syngenta, DuPont dan CGIAR.


Proyek Svalbard akan dijalankan oleh sebuah organisasi yang disebut Perserikatan Keanekaragaman Tanaman Pangan Global, the Global Crop Diversity Trust (GCDT). Siapakah yang memegang sebuah perserikatan perusahaan yang mengagumkan tersebut atas berbagai jenis benih di seluruh planet? GCDT didirikan oleh Organisasi Makanan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (The United Nations Food and Agriculture Organisation / FAO) dan Bioversity International (Dulu, institute penelitian genetik tanaman internasional / International Plant Genetic Research Institute), cabang CGIAR.


The Global Crop Diversity Trust berpangkalan di Roma. Dewannya diketuai oleh Margaret Catley-Carlson seorang Kanada yang juga berada di dewan penasihat Group Suez Lyonnaise des Eaux, salah satu perusahaan air swasta terbesar di dunia. Catley-Carlson juga presiden Dewan Penduduk yang berbasis di New York hingga tahun 1998, organisasi penurunan populasi John D. Rockefeller, didirikan pada 1952 untuk memperluas program egenetikanya keluarga Rockefeller dibalik topeng yang mempromosikan “keluarga berencana,” alat-alat pembatasan kelahiran, sterilisasi dan “kontrol penduduk” di negara berkembang.


Anggota dewan GCDT lainnya termasuk mantan eksekutif Bank America yang sekarang menjabat kepala Hollywood DreamWorks Animation, Lewis Coleman. Coleman juga menjadi pimpinan Direktur Dewan Northrup Grumman Corporation, salah satu industri militer terbesar Amerika kontraktor Pentagon.


Jorio Dauster (Brazil ) juga merupakan Ketua Dewan Brasil Ecodiesel. Dia adalah seorang mantan Duta Besar Brasil untuk Uni Eropa (European Union), dan Ketua Negosiator Utang asing bagi Kementerian Keuangan Brazil. Dauster juga menjabat sebagai Presiden Institut Kopi Brazil dan sebagai Koordinator Proyek untuk Modernisasi Sistem Paten Brazil, termasuk mensahkan paten atas benih-benih yang dimodifikasi secara genetik, sesuatu yang baru-baru ini dilarang oleh Undang-undang Brazil.


Cary Fowler adalah Derektor Eksekutif Perserikatan. Fowler ialah Profesor dan Direktur Penelitian di Departemen Studi Lingkungan and Pengembangan Internasional di Ilmu Pengetahuan Hidup Universitas Norwegia. Dia juga seorang Penasehat Senior pada Direktur Jenderal Bioversity International.


Di sana dia mewakili Pusat Panen Masa Depan dari Kelompok Konsultatif atas Penelitian Pertanian Internasional (CGIAR) dalam perundingan-perundingan pada Perjanjian Internasional atas Sumberdaya Tanaman Genetic (Plant Genetic Resources). Pada tahun 1990-an, dia mengepalai Program Internasional untuk Plant Genetic Resources di FAO. Dia mengkonsep dan mengawasi perundingan pada Rencana Global dan Aksi FAO untuk Sumberdaya Tanaman Genetik (FAO’s Global Plan of Action for Plant Genetic Resources), yang diadopsi oleh 150 negara pada tahun 1996. Dia adalah mantan anggota dari Dewan Sumberdaya Tanaman Genetic Nasional USA dan Dewan Komisaris Pusat Perbaikan Gandum dan jagung internasional di Meksiko, yayasan Rockefeller dan proyek CGIAR lainnya.


Anggota dewan GCDT Dr.Mangala Rai India adalah sekretaris Departemen Penelitian Pertanian dan Pendidikan India, Department of Agricultural Research and Education (DARE), dan direktur Jendral Dewan Penelitian Pertanian India, Director General of the Indian Council for Agricultural Research (ICAR). Dia juga seorang Anggota Dewan Lembaga Penelitian Padi Internasional, International Rice Research Institute (IRRI) Rockefeller Foundation, yang menjadikan eksperimen GMO terbesar pertama dunia‘Golden Rice’ terpublikasikan-secara luas yang terbukti gagal. Rai telah menjabat sebagai Anggota Dewan CIMMYT (dan Pusat Perbaikan Gandum dan jagung International), dan Seorang Anggota Dewan Eksekutip CGIAR.


Para Donor Perserikatan Keanekaragaman Tanaman Pangan Global atau malaikat-malaikat keuangan termasuk juga kata-kata klasik Humphrey Bogart Casablanca, ‘semua ya mereka-mereka juga’ (all the usual suspects). Seperti pada Yayasan Rockefeller dan Yayasan Gate, pendonor termasuk Raksasa-raksasa GMO DuPont-Pioneer Hi-Bred, Syngenta of Basle Switzerland, CGIAR dan Kementerian Negara agen bantuan pembangunan yang bersemangat pro-GMO, USAID. Memang dengan begitu sepertinya kita mempunyai GMO dan foksi penurunan penduduk menjaga kandang ayam manusia, gudang keanekaragaman bibit global di Svalbard.8


Mengapa Sekarang Svalbard?

Kita sah-sah saja bertanya mengapa Bill Gates dan Rockefeller Foundation serta raksana agribisnis utama rekayasa genetik seperti DuPont dan Syngenta, beserta CGIAR sedang membangun Kubah Benih Kiamat di Arktik (the Doomsday Seed Vault in the Arctic).

Siapakah yang pertama memakai bank benih tersebut? Pembiak tanaman dan peneliti adalah pemakai utama bank-bank gen. Pembiak-tanaman paling besar saat ini adalah Monsanto, DuPont, Syngenta and Dow Chemical, tanaman-berpaten global raksasa GMO. Sejak awal 2007 Monsanto memegang hak paten dunia bersama dengan Pemerintah Amerika Serikat untuk menanam apa yang dinamakan ‘Terminator’ atau Tennologi Pembatasan Penggunaan Genetik, Genetic Use Restriction Technology (GURT). Terminator adalah sebuah teknologi yang tak menyenangkan yangmana dengan sebiji beniht komersial berpaten melakukan ‘bunuh diri’ setelah satu panenan. Kontrol perusahaan benih swasta adalah menyeluruh. Kontrol dan kekuasaan atas matarantai makanan seperti itu tidak pernah ada sepanjang sejarah manusia.


Teminator khas rekayasa genetik yang pandai ini memaksa para petani untuk kembali setiap tahun ke Monsanto atau pensuplai bibit lain GMO untuk memperoleh benih baru padi, kedelai, jagung, gandum, apapun tanaman pangan pokok yang mereka perlukan untuk memberi makan populasi mereka. Jika diperkenalkan secara luas di seluruh dunia, hal itu barangkali bisa dalam satu dekade atau sekitar itu membuat mayoritas produsen pangan dunia menjadi budak perkebunan feodal yang baru dalam perbudakan pada ke tiga atau empat perusahaan benih seperti Monsanto atau DuPont atau Dow Chemical.


Hal itu tentu saja, juga bisa membuka kemungkinan untuk memiliki perusahaan swasta tersebut, barangkali dibawah pesanan dari pemerintah tuan rumah mereka, Washington, menolak benih dari satu atau negara berkembang lain yang kebijakan-kebijakannya melawan Washington. Mereka yang mengatakan ‘itu tidak bisa terjadi di sini’ seharusnya memandang lebih dekat pada peristiwa-peristiwa global mutakhir. Keberadaan belaka dari konsentrasi kekuatan pada tiga atau empat perusahaan swasta agribisnis raksasa yang bermarkas di AS adalah dasar yang secara legal melarang semua tanaman pangan GMO bahkan ketika mereka memperoleh panen yang nyata, yang mereka memanifestikan sebagai tidak nyata.


Perusahaan-perusahaan swasta ini, Monsanto, DuPont, Dow Chemical hampir mempunyai rekor yang tak tercela dalam hal mengurusi hidup manusia. Mereka mengembangkan dan mengembangbiakan berbagai inovasi seperti dioxin, PCBs, Agent Orange. Mereka menyembunyikannya selama berpuluh-puluh tahun bukti-bukti nyatamengenai karsinogenik dan pelayanan konsekuensi kesehatan manusia lainnya atas penggunaan bahan-bahan kimia beracun. Mereka telah mengubur laporan ilmiah yang penting bahwa kebanyakan penyebaran herbisida di dunia, glyphosate, ramuan utama Roundup Monsanto herbicide yang terkait dengan pembelian sebagian besar benih rekayasa genetic Monsanto adalah beracun ketika hal itu merembes kedalam air minum.9 Denmark melarang glyphosate pada tahun 2003 ketika itu dipastikan telah mengkontaminasi air bawah tanah negara. 10


Keanekaragaman yang disimpan di bank gen benih merupakan bahan mentah untuk pembiakan tanaman dan untuk kepentingan penelitian dasar biologis. Beberapa ratus ribu sampel disebarkan setiap tahun untuk maksud tersebut. FAO PBB mendata kira-kira 1400 bank benih di seluruh dunia, yang terbesar dipegang oleh Pemerintah Amerika Serikat. Bank besar lain secara berurutan dipegang oleh Cina, Rusia, Jepang, India, Korea Selatan, Jerman dan Kanada. Sebagai tambahan, CGIAR menjalankan sebuah matarantai bank benih dalam memilih pusat-pusatnya di seluruh dunia.


CGIAR, dibentuk pada 1972 oleh Rockefeller Foundation dan Ford Foundation untuk menyebarkan model agribisnis Revolusi Hijau mereka, menguasai sebagian besar bank benih swasta dari Filipina ke Suriah hingga Kenya. Di semua reginal tersebut ada bank-bank benih yang menyimpan lebih dari enam setengah juta jenis bibit, hampir dua juta diantaranya ‘berbeda.’ Doomsday Vault Svalbard akan memiliki kapasitas menjadi rumah bagi empat setengah juta bibit yang berbeda.


GMO sebagai suatu senjata biowarfare

Sekarang kita sampai pada jantungnya bahaya dan potensi penyalahgunaan tak terpisahkan dari proyek Svalbard pada Bill Gates and the Rockefeller foundation. Bisakah pengembangan benih yang dipatenkan untuk sebagian besar tanaman pertahanan utama dunia seperti beras, jagung, gandum, dan makanan biji-bijian seperti kedelai pada akhirnya dipakai dalam bentuk yang mengerikan sebagai perang biologis?

Tujuan eksplisit melobi egenetika yang didanai oleh para keluarga kaya elit seperti Rockefeller, Carnegie, Harriman dan yang lainnya sejak tahun 1920-an, telah menghasilkan apa yang mereka sebut ‘egenetika negative,’ pembunuhan sistematik dari aliran darah yang tidak dikehendaki. Margaret Sanger, seorang eugenicist gesit, pendiri Planned Parenthood International dan rekan karib keluarga Rockefeller, meciptakan sesuatu yang disebut Proyek Orang Negro di tahun 1939, Berpangkalan di Harlem, yang diakuinya dalam sebuah surat untuk temannya, yang semua itu tentang fakta bahwa, sebagaimana dia katakan, ‘kami mau membasmi penduduk Negro.’11


Sebuah perusahaan biotek kecil di California, Epicyte, pada 2001 mengumumkan pengembangan jagung rekayasa genetic yang terkontaminasi sebuah spermicide yang membuat air mani laki-laki yang memakannya menjadi steril. Pada saat itu Epicyte telah menjalin kerjasama untuk menyebarkan teknologinya dengan DuPont dan Syngenta, dua sponsor Svalbard Doomsday Seed Vault. Saat itu Epicyte dimiliki oleh perusahaan North Carolina biotech. Yang mengagumkan dalam mempelajarinya adalah kenyataan bahwa Epicyte telah mengembangkan spermicidal jagung GMOnya dengan dana penelitian dari Departemen Pertanian AS, sama dengan USDA yang, meskipun ditentang dunia luas, terus membiayai pengembangan teknologi Terminator, sekarang dilakukan oleh Monsanto.


Pada tahun 1990-an organisasi kesehatan dunia (WHO) PBB meluncurkan kampanye untuk memvaksinasi jutaan wanita di Nikaragua, Meksiko dan Filipina antara umur 15 dan 45, dengan dalih melawan Tetanus, suatu penyakit yang timbul dari hal-hal diatas seperti menginjak kuku berkarat. Vaksin tidak diberikan kepada laki-laki atau anak laki-laki, meskipun ada fakta mereka agaknya sama-sama memungkinkan untuk menginjak kuku berkarat sebagaimana wanita.


Karena kepenasaran atas keganjilan itu, Comite Pro Vida de Mexico, organisasi awam Roma Katolik menjadi curiga dan meminta sampel vaksin diuji. Tes menampakkan bahwa vaksin Tetanus sedang disebarkan oleh WHO hanya untuk wanita yang sedang mengandung anak yang terkontaminasi Chorionic Gonadotrophin atau hCG, hormon alami yang kalau digabungkan dengan pembawa tetanus toxoid merangsang antibodi yang membuat seorang wanita tak mampu menjaga kehamilan.Tak satu wanitapun yang divaksin diberi tahu.


Hal itu kemudian memunculkan Yayasan Rockefeller bersama-sama dengan Dewan Populasi Rockefeller, Bank Dunia (tempatnya CGIAR), dan Institut Nasional Kesehatan US dilibatkan dalam proyek 20 tahun yang dimulai pada 1972 untuk mengembangkan vaksin aborsi tersembunyi dengan pembawa tetanus untuk WHO. Disamping itu, Pemerintah Norwegia, tuan rumah Svalbard Doomsday Seed Vault, mendermakan 41 juta dollar untuk memngembangkan vaksin khusus penggagalan Tetanus.12


Apakah hal itu sebuah kebetulan bahwa pada organisasi yang sama ini, dari Norwegia sampai Rockefeller Foundation dan Bank Dunia juga dilibatkan dalam proyek bank bibit Svalbard?

Menurut Prof Francis Boyle yang mengkonsep aksi Senjata Biologis Anti- Terrorism 1989 yang ditetapkan oleh Kongres AS, Pentagon ‘sekarang memperlengkapi diri untuk bertarung dan memenangkan perang biologis’ sebagai bagian dari dua arahan strategi nasional yang diadopsi Bush, dia mencatat,’tanpa sepengetahuan dan pembahasan publik’ di tahun 2002. Boyle menambahkan bahwa di 2001-2004 saja Pemerintah Federal AS mengeluarkan $14,5 milyar untuk kepentingan yang berhubungan dengan kerja sipil bio-perang, jumlah yang mengejutkan.

Pakar biologi Universitas Rutgers Richard Ebright menafsir bahwa lebih dari 300 lembaga ilmiah dan kira-kira 12.000 individu-individu di AS saat ini memiliki akses ke penyakit (pathogens) yang cocok untuk biowarfare. Sedikitnya terdapat 497 dana bantuan NIH Pemerintah US untuk penelitian penyakit menular dengan potensi biowarfare. Tentu saja ini sedang dibenarkan di bawah rubrik dalam melawan serangan teror yang dianggap banyak seperti saat ini.


Banyak pengeluaran dollar Pemerintah AS pada penelitian biowarfare yang melibatkan rekayasa genetik. Professor biologi MIT Jonathan King mengatakan bahwa ‘tumbuhnya program bio-teror melambangkan munculnya bahaya yang gawat terhadap penduduk kami sendiri. ’King menambahkan,’ meskipun program seperti itu selalu disebutkan sebagai pertahanan, dengan senjata biologis, program pertahanan dan penyerangan overlap yang nyaris sempurna.’13


Waktu yang akan mengatakan apakah, Larangan Tuhan (God Forbid ), Bank benih Svalbard Doomsdanya Bill Gates dan Rockefeller Foundation adalah bagian dari Solusi Akhir yang lain, ini melibatkan kepunahan Akhir, Planet Bumi. [Translated by Jul]


Written By
F. William Engdahl
Penelitian Global
di Global Research
DiterjemaHkan Oleh : http://www.api-indonesia.co.cc/